![]() |
| Diki Maulana Nahkodai HMI Cabang Pekanbaru, Tegaskan Kembali ke Fitrah Perjuangan (Dok. Pribadi) |
PEKANBARU, KATALISATOR – Konferensi ke-XIX Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru menjadi momentum konsolidasi intelektual dan spiritual kader di tingkat cabang. Dalam forum musyawarah tertinggi tersebut, Diki Maulana resmi terpilih sebagai formatur sekaligus Ketua Umum untuk periode mendatang. Minggu, (15/2/2026).
Konferensi yang digelar di Pekanbaru itu tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan, melainkan ruang dialektika gagasan dan peneguhan arah gerak organisasi.
Di tengah kompleksitas era disrupsi teknologi, krisis moralitas publik, dan tantangan kebangsaan, HMI dinilai perlu memperkuat peran strategisnya sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan.
Dalam pidato perdananya usai terpilih, Diki Maulana menegaskan pentingnya mengembalikan HMI pada fitrahnya. Menurutnya, fitrah tersebut bukan sekadar romantisme sejarah, melainkan kesadaran mendasar bahwa HMI lahir untuk membentuk karakter Insan Ulul Albab.
“HMI harus menjadi ruang pembinaan intelektual yang profetik. Kita ingin melahirkan kader yang tajam analisisnya, lurus niatnya, dan kokoh integritasnya. Kembali ke fitrah berarti menempatkan nilai sebagai fondasi, ilmu sebagai instrumen, dan pengabdian sebagai orientasi,” ujar Diki.
Ia mengusung gagasan HMI transformatif yang melampaui rutinitas administratif. Transformasi, kata dia, dimaknai sebagai perubahan kesadaran dari pasif menjadi progresif, dari reaktif menjadi solutif, serta dari simbolik menuju gerakan yang substantif.
Dalam kerangka itu, HMI diharapkan hadir sebagai kekuatan moral-intelektual yang mampu menjawab persoalan umat dan bangsa secara argumentatif, rasional, dan berkeadaban.
Diki juga menekankan pentingnya integrasi antara dimensi dzikir, fikir, dan amal dalam pembinaan kader. Dzikir diposisikan sebagai fondasi spiritualitas, fikir sebagai instrumen intelektualitas, dan amal sebagai manifestasi tanggung jawab sosial. Sinergi ketiganya, lanjutnya, menjadi prasyarat terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah SWT.
Konferensi ke-XIX ini menjadi titik tolak konsolidasi internal sekaligus penguatan identitas HMI Cabang Pekanbaru sebagai gerakan intelektual Islam yang independen dan progresif.
Di bawah kepemimpinan Diki Maulana, organisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat tradisi kaderisasi serta memperluas kontribusi strategisnya di tengah dinamika sosial dan kebangsaan.
Tags
PEKANBARU
