![]() |
| Antisipasi Musim Hujan, Mahasiswa Teknik Unhas Libatkan Warga Lawawoi Petakan Titik Rawan Banjir |
SIDENRENG RAPPANG, KATALISATOR – Upaya mitigasi bencana hidrometeorologi menjadi perhatian Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 115 di Kelurahan Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang. Menjelang musim hujan, mahasiswa KKN menggelar sosialisasi mitigasi banjir dan genangan air dengan melibatkan partisipasi aktif warga setempat.
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Siti Nur Fadila, mahasiswa Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengenali karakteristik lingkungan permukiman yang berpotensi menjadi titik rawan banjir saat curah hujan tinggi.
Dalam pemaparannya, Siti menekankan pentingnya pemetaan partisipatif sebagai langkah awal mitigasi bencana. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci utama dalam mengidentifikasi lokasi-lokasi yang selama ini kerap mengalami genangan air.
“Sebagai mahasiswa teknik yang mempelajari dinamika air, saya melihat pentingnya data yang akurat terkait alur air dan sistem drainase. Namun, warga adalah pihak yang paling memahami kondisi lapangan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menyamakan persepsi tentang cara mengenali tanda-tanda awal banjir serta langkah evakuasi mandiri yang tepat,” ujar Siti.
Ia menambahkan, meskipun Kelurahan Lawawoi belum pernah mengalami banjir besar, upaya mitigasi sejak dini tetap diperlukan sebagai langkah pencegahan agar risiko bencana dapat diminimalisir di kemudian hari.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas kondisi drainase lingkungan yang dinilai masih menjadi persoalan, seperti saluran air yang tersumbat atau tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Dalam kesempatan tersebut, Siti juga memberikan edukasi teknis sederhana mengenai pentingnya menjaga kelancaran aliran air dari hulu ke hilir.
Kegiatan ini menjadi tahap awal sebelum dilakukannya pemetaan wilayah secara lebih teknis. Dengan meningkatnya pemahaman mitigasi bencana, warga Kelurahan Lawawoi diharapkan dapat lebih siaga dan tanggap menghadapi potensi banjir, sehingga risiko kerugian materiil maupun keselamatan jiwa dapat ditekan.
