![]() |
| Gambar : Lagu Terbaru Slank “Republik Fufufafa” Tuai Kritik dari Komika Gianluigi Christoikov (Sumber: Kompas) |
JAKARTA, KATALISATOR.SITE — Lagu terbaru Slank berjudul “Republik Fufufafa” menuai sorotan dan kritik dari publik sejak dirilis pada Sabtu (27/12), bertepatan dengan perayaan HUT ke-42 band tersebut. Salah satu kritik datang dari komika Gianluigi Christoikov yang menilai lagu itu tidak lahir dari ketulusan.
Kritik tersebut disampaikan Gianluigi melalui pernyataannya pada Senin (29/12). Ia mengaku sebagai penggemar Slank, namun tetap menyampaikan pandangan kritis terhadap karya terbaru band legendaris tersebut.
Menurut Gianluigi, lirik lagu “Republik Fufufafa” terasa sarat kepentingan dan menyerupai karya titipan. Ia menilai pesan yang disampaikan dalam lagu tersebut tidak sekuat dan setulus karya-karya Slank di masa lalu.
“Gua enggak masalah mau polisi baik hati atau tidak baik hati, tapi kan liriknya sangat terasa titipan. Sama kayak karya yang baru dikeluarkan ini,” ujar Gianluigi.
Selain mengkritik isi lagu, Gianluigi juga menyinggung rekam jejak Slank, termasuk keterkaitan sejumlah personel band dengan jabatan komisaris serta karya-karya sebelumnya yang dinilai menyinggung institusi tertentu.
Sementara itu, lagu “Republik Fufufafa” menjadi viral di media sosial dan memicu beragam respons warganet. Sebagian pendengar menilai Slank kembali menghadirkan kritik sosial yang tajam dan mengingatkan pada karakter awal band yang dikenal vokal terhadap isu sosial dan politik.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Slank terkait kritik yang disampaikan terhadap lagu tersebut.
(*)
