Kolaka Utara, Katalisator - Dukungan terhadap langkah Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Sulawesi Tenggara terus menguat. Senin, (23/2/2026).
Kali ini, sikap tegas disampaikan Ketua Umum PC IMM Kolaka Utara, M. Farham Ridwan, yang menyatakan kesiapan organisasinya berdiri di barisan perjuangan DPD IMM Sultra dalam mengawal dugaan tindakan represif aparat saat pengamanan aksi di Kabupaten Bombana.
Farham menegaskan, dukungan tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus komitmen IMM dalam menjaga marwah demokrasi.
Menurutnya, aparat penegak hukum harus tetap bekerja sesuai prosedur dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam setiap pengamanan aksi unjuk rasa.
“Kami, PC IMM Kolaka Utara, siap berdiri bersama DPD IMM Sultra. Jika benar terjadi dugaan tindakan represif terhadap massa aksi, maka hal itu harus menjadi perhatian serius dan dievaluasi secara menyeluruh,” ujar Farham dalam keterangannya.
Ia menambahkan, IMM sebagai organisasi kader memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal kebebasan berpendapat di muka umum.
Kritik terhadap aparat, kata dia, bukanlah bentuk permusuhan, melainkan bagian dari fungsi kontrol sosial dalam sistem demokrasi.
Sementara itu, DPD IMM Sulawesi Tenggara sebelumnya telah menyatakan kesiapan menggelar aksi di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) sebagai bentuk protes atas dugaan tindakan berlebihan dalam pengamanan demonstrasi di Bombana.
Sejumlah elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Sulawesi Tenggara juga disebut akan turut bergabung dalam aksi tersebut.
