Organisasi Bersatu Warganet Resmi Diluncurkan, Siap Konsolidasikan Kekuatan Netizen

JAKARTA, KATALISATOR.SITE — Jagat media sosial Indonesia kembali diramaikan dengan kemunculan organisasi baru bernama Bersatu Warganet (BW). Senin, (12/1/2026)

Organisasi ini resmi diperkenalkan sebagai wadah pemersatu netizen dari berbagai latar belakang dengan tujuan membangun ruang digital yang lebih terorganisir, inklusif, dan berorientasi pada narasi positif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, struktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BW dipimpin oleh Imam Syafi’i, S.H. sebagai Founder. Ia didampingi Wahyu Arif WK atau Wahyu Arif Wiranata Kusuma sebagai Wakil Founder. Keduanya disebut menjadi motor utama pembentukan organisasi yang menargetkan konsolidasi kekuatan warganet dalam satu payung kelembagaan.

Dalam struktur inti organisasi, BW juga menunjuk M. Dafit Aidil Pratama, S.I.Kom. sebagai Kepala Bidang. Untuk pengelolaan informasi dan narasi digital, Bidang Media dan Konten dipercayakan kepada Stevani Mita Netati Lofa, sementara Bidang Kaderisasi diisi oleh Miskawati. Susunan ini dinilai mencerminkan keseriusan BW dalam membangun sistem organisasi yang rapi dan berkelanjutan.

Tidak hanya bergerak di tingkat pusat, BW mulai memperluas jaringan kepengurusan hingga ke daerah. 

Sejumlah nama telah masuk dalam struktur Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan tingkat daerah, di antaranya Aldi Pratama, S.Pi di DPW Riau, Hidayat Ishak di DPW Nusa Tenggara Timur, Akbar Pelayani, S.Ag. di DPW Sulawesi Tenggara, Novita Sari di DPC Tegal, serta Luhait Lubawi di tingkat PR Beraji.

Kehadiran Bersatu Warganet dinilai sebagai respons atas kebutuhan ruang konsolidasi warganet di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi opini di media sosial.

Organisasi ini diharapkan mampu menjadi kanal koordinasi partisipasi digital yang lebih tertata serta mendorong etika bermedia sosial yang sehat.

Meski masih berusia muda, BW telah menarik perhatian publik dunia maya. Sejumlah pihak menantikan langkah konkret organisasi ini dalam merespons isu-isu viral dan perannya dalam membentuk iklim digital yang konstruktif di Indonesia.


Pewarta: Abrar Husairi 

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak