Dorong Pertanian Berkelanjutan, Mahasiswa KKNT UNHAS Gelar Seminar Agroforestry di Desa Lombo

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Gelombang 115 Posko Desa Lombo 

SIDRAP, KATALISATOR- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Gelombang 115 Posko Desa Lombo menggelar Seminar Agroforestry di Desa Lombo, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), baru-baru ini. Rabu, (21/1/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan sistem pertanian berkelanjutan guna mendukung produktivitas lahan dan kelestarian lingkungan.

‎Seminar yang berlangsung di aula desa itu dihadiri oleh para petani, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga Desa Lombo. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi antara mahasiswa dan masyarakat terkait konsep agroforestry sebagai salah satu solusi pertanian ramah lingkungan.

‎Koordinator Desa KKNT UNHAS Gelombang 115 Posko Desa Lombo menjelaskan bahwa agroforestry merupakan sistem pengelolaan lahan yang mengombinasikan tanaman kehutanan dengan tanaman pertanian atau peternakan dalam satu kawasan. Menurutnya, konsep tersebut dinilai mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

‎“Melalui seminar ini, kami ingin berbagi pengetahuan tentang bagaimana memanfaatkan lahan secara optimal tanpa merusak lingkungan. Agroforestry dapat menjadi alternatif bagi petani untuk meningkatkan pendapatan jangka panjang,” ujarnya.

‎Materi seminar mencakup pengenalan dasar agroforestry, manfaat ekologis dan ekonomis, serta contoh penerapan sederhana yang dapat dilakukan di lahan pertanian Desa Lombo. Para peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi dan menyampaikan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan lahan selama ini.

‎Salah satu petani peserta seminar menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai informasi yang disampaikan relevan dengan kondisi pertanian setempat, terutama dalam menghadapi penurunan kesuburan tanah dan perubahan iklim.

“Kami jadi tahu bahwa menanam pohon dan tanaman pangan bisa dilakukan bersamaan dan saling menguntungkan,” katanya.

‎Pemerintah Desa Lombo mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKNT UNHAS yang dinilai mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Aparat desa berharap pengetahuan yang diperoleh dari seminar ini dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para petani.

‎Melalui kegiatan seminar agroforestry ini, mahasiswa KKNT UNHAS Gelombang 115 berharap dapat mendorong perubahan pola pikir masyarakat menuju sistem pertanian yang lebih produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.

Report: Ishak

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak