Bypass Kolut Hancur! Masyarakat Pertanyakan Koordinasi Pemkab–Provinsi

Bypass Kolut Hancur! Masyarakat Pertanyakan Koordinasi Pemkab–Provinsi (Dokumentasi Istimewa)

KOLAKA UTARA, KATALISATOR - Sejumlah masyarakat Kolaka Utara menilai kondisi Jalan Bypass Lasusua–Tobaku semakin memprihatinkan dan terkesan dibiarkan tanpa pengelolaan yang jelas. Rabu, (21/12026).

Isu ini sebelumnya juga telah diberitakan oleh Katalisator pada Senin, (19/1/2026). Masyarakat mempertanyakan minimnya perhatian pemerintah terhadap jalur strategis tersebut.

Baca Juga: Bypass Kolaka Utara dan Kelalaian Pemerintah Menjaga Estetika Kota

“Kenapa ini bypass seperti terlantarkan, tidak ada yang mau mengurusi,” ujar seorang warga kepada Katalisator, Rabu (21/1/2026).

‎Masyarakat menyadari bahwa status pengelolaan jalan tersebut telah beralih ke pemerintah provinsi. Namun demikian, mereka menegaskan pemerintah kabupaten tidak semestinya lepas tangan. Menurut mereka, kepala daerah tetap memiliki kewajiban untuk membangun koordinasi lintas pemerintahan.

“Walaupun sudah diambil alih provinsi, jangan cuek juga bupatinya. Harusnya ada koordinasi, bukan hanya diam,” kata warga lainnya.

‎Selain itu, masyarakat juga mengkritik arah kebijakan pemerintah daerah yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan publik. Mereka menilai kepala daerah lebih sibuk dengan agenda politik internal, seperti pelantikan dan pembagian jabatan, sementara kondisi tata kota dan ruang publik diabaikan.

“Kolaka Utara jadi terlihat kumuh karena tidak ada etika memelihara daerah. Yang dimakmurkan justru pendukungnya,” ujar seorang warga, seraya menyinggung kebijakan pengadaan mobil kepala desa dengan anggaran miliaran rupiah yang dinilai tidak sebanding dengan kondisi infrastruktur publik yang terbengkalai.


KATALISATOR INDONESIA 

Merevisi Moral Bangsa 

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak